Get Adobe Flash player

Informasi Perkara

Berita Terbaru

Profil

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1
mod_vvisit_counterYesterday0
mod_vvisit_counterThis week1
mod_vvisit_counterLast week0
mod_vvisit_counterThis month1
mod_vvisit_counterLast month1076
mod_vvisit_counterAll days257313

We have: 1 guests online
Your IP: 54.146.174.220
 , 
Today: Apr 25, 2015

PN PEKALONGAN KEMBALI MENJUARAI TURNAMEN BOLA VOLI SE-EKS KARESIDENAN PEKALONGAN

Pada hari Jumat, tanggal 22 Agustus 2014 di Pengadilan Negeri Pekalongan telah diadakan Turnamen bola voli se-eks Karesidenan Pekalongan dengan mengusung tema “ Dengan semangat kemerdekaan RI dan peringatan hari jadi Mahkamah Agung ke-69 kita eratkan tali silaturahmi dan persaudaraan warga peradilan se-eks karesidenan Pekalongan”

voli01  voli02

 

Acara dimulai pada Pukul 07.00 WIB diawali dengan Senam bersama di Halaman depan Pengadilan Negeri Pekalongan. Dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang dimulai dengan sambutan oleh Ketua Panitia yakni Bapak Irwin Zaily, SH., MH. Serta sambutan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan.

voli03  voli04

 

Dalam Turnamen kali ini yang juga merupakan putaran ke-5, Pengadilan Negeri Pekalongan berhasil mempertahankan posisinya sebagai juara pertama setelah sebelumnya Pengadilan Negeri Pekalongan juga berhasil membawa pulang trophy kemenangan juara pertama pada saat turnamen putaran ke-4 di Pengadilan Negeri Tegal. Juara kedua diduduki oleh Pengadilan Negeri Batang serta Juara Ketiga oleh Pengadilan Negeri Pemalang.

voli05  voli06

Voli07

 

 

UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HUT RI KE-69

Pada Hari Minggu Tanggal 17 Agustus 2014, pukul 07.00 WIB. Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan Memimpin upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke-69 dihalaman depan gedung Pengadilan Negeri Pekalongan, dengan diikuti oleh Wakil Ketua, Para Hakim, Panitera/Sekretaris dan Seluruh Pegawai.

HUTRI-69-1  HUTRI-69-2

Pada Kesempatan itu Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan membacakan sambutan gubernur Jawa Tengah pada upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-69 tanggal 17 Agustus 2014.

HUTRI-69-3  HUTRI-69-4

Dalam sambutan tersebut menjelaskan bahwa pahlawan adalah mereka yang rela berkorban untuk negara dan bangsanya. Itulah semangat tanpa pamrih pera pejuang pendahulu kita, dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Maka menjadi tanggung jawab kita sebagai generasi penerus, untuk dapat mengukir sejarah peradaban baru yang terus berubah maju, tanpa harus mengorbankan harga diri dan jatidiri.

HUTRI-69-5  HUTRI-69-6

Penghujung acara diakhiri dengan pengumuman dan penyerahan hadiah kepada peserta lomba yang menang dalam rangkaian lomba yang telah diadakan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan RI ke-69. Dirgahayu Republik Indonesia, semoga Allah Yang Maha Kuasa selalu melimpahkan kekuatan dan pengayoman kepada kita semua.. MERDEKA!!!

HUTRI-69-7  HUTRI-69-8

 

BUKA BERSAMA DAN PERINGATAN NUZULUL QURAN

Pada hari kamis tanggal 17 Juli 2014 Pengadilan Negeri Pekalongan mengadakan acara buka puasa bersama anak yatim. Acara dimulai pada pukul 05.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua, Wakil, para Hakim dan seluruh pegawai Pengadilan Negeri Pekalongan. Sore menjelang buka puasa anak-anak yatim bersama seluruh pegawai Pengadilan Negeri Pekalongan berkumpul di depan gedung dan mendengarkan tausiyah dari Ustadz H. Masduki. Selesai buka bersama dan sholat maghrib berjamaah di mushola Al Mizan anak-anak yatim menerima bingkisan dari Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan.

Acara selanjutnya yaitu sholat isya dan tarawih berjamaah di mushola Al Mizan. Selesai sholat tarawih acara dilanjutkan dengan siraman rohani dalam rangka memperingati Nuzulul Quran. Acara selesai dan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz H. Masduki.

    

 

PENGAJIAN JUMAT PAGI PENGADILAN NEGERI PEKALONGAN

Pada bulan puasa tahun ini pengadilan Negeri Pekalongan rutin melaksanakan pengajian jumat pagi. Pengajian jumat pagi biasa dimulai pada pukul 08.00 WIB selama bulan Ramadhan. Pada hari jumat tanggal 4 juli 2014 lalu pengajian diisi tausiyah oleh Ustadz Yaskur. Pengajian dimulai pada pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh Ketua, Wakil, Para Hakim, Panses dan seluruh pegawai Pengadilan Negeri Pekalongan. Dalam tausiyahnya Ustadz Yaskur memaparkan tentang manfaat berpuasa.

jumat1

Pada hari jumat tanggal 11 juli 2014, pengajian diisi oleh Ustad Su’udi. Pengajian dimulai pada pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh Ketua, Wakil, Para Hakim, Panses dan seluruh pegawai Pengadilan Negeri Pekalongan. Dalam Tausiyahnya Ustadz Su’udi memaparkan 5 rambu-rambu dalam berpuasa, dimana apabila seorang muslimin dan muslimah yang sedang berpuasa melanggar 5 rambu-rambu tersebut maka puasanya sah akan tetapi pahalanya hancur. 5 rambu-rambu yang harus dihindari tersebut diantaranya yaitu berkata dusta, menggunjing orang, Mengadu domba, Memandang dengan syahwat dan sumpah palsu.   

jumat2

 

PENGAJIAN MENYAMBUT DATANGNYA BULAN RAMADHAN 1435 H

Pada hari jumat tanggal 27 Juni 2014 telah dilaksanakan pengajian dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1435 H di mushola Al Mizan. Dalam kesempatan pengajian kali ini diisi oleh Ustad Zamrudin. Seluruh pegawai struktural maupun fungsional ditambah dengan seluruh pegawai honorer khusyuk menyimak paparan yang disampaikan Ustad Zamrudin

pengajian

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB. Dalam paparannya Ustad Zamrudin mengatakan bahwa kita patut bersyukur hingga saat ini kita masih dipertemukan kembali dengan bulan suci ramadhan. Dimana dalam bulan ramadhan terdapat keistimewaan yang terbagi menjadi tiga fase ramadhan. 10 hari pertama dalam bulan suci ramadhan adalah fase rohmat (kasih sayang) Allah terhadap seluruh hambanya yang berpuasa. 10 hari kedua adalan fase maghfiroh (ampunan) Allah terhadap hambanya yang berpuasa dengan penuh keikhlasan. Dan 10 hari terakhir dari bulan suci ramadhan adalah fase itqu min an-Nar (dibebaskan dari api neraka). Di fase terakhir ini kemulyaan ramadhan benar-benar diperlihatkan, karena didalamnya terdapat malam yang lebih mulia dari 1000 bulan, yaitu malam lailatul qodar.

Terakhir beliau mengatakan bahwa puasa membangun kejujuran bagi yang menjalankannya. Puasa mendidik kita untuk berlaku jujur, baik terhadap diri sendiri, orang lain, ataupun terhadap siapa saja di alam ini. Kemudian beliau menutup pengajian dengan doa bersama.

 

Foto Pegawai

CTS

cts2

Jadwal Sidang

jadwalsidang

Layanan Online

Aturan Pegawai MA

perilaku_pegawai_MA

Web Links

ma

PT

konstitusi

komisi

link_badilum

kejaksaan

kepolisian

putusan